KISI KISI UAS NETPROG 2015, CEKIDOT GAN!!!!

Assalamualaikum guys, nih langsung aja nih ane mau berbagi ilmu buat ente pada, nih rangkuman kisi2 netprog 2015, oiya jangan lupa berbagi ilmu ke yang lain yah guys biar berkah, sesuai surat di bawah ini ( bagi yang muslim 😀 )

QS 6. Al An’aam:160

مَن جَآءَ بِٱلْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا وَمَن جَآءَ بِٱلسَّيِّئَةِ فَلاَ يُجْزَىۤ إِلاَّ مِثْلَهَا وَهُمْ لاَ يُظْلَمُونَ

“Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan). ”

 

LANGSUNG AJA CEKIDOT RANGKUMAN DI BAWAH INI YAH GUYS 🙂

  1. Perbedaan Synchronous dan Asynchronous

Synchronous

proses pengirim dan penerima diatur sedemikian rupa sehingga memiliki pengaturan yang sama, sehingga dapat diterima dan dikirim denan baik. umumnya pengaturan ini didasarkan pada waktu dalam mengirimkan sinyal.  waktu ini diatur oleh denyut listrik secara periodik yang disebut clock . dengan kata lain synchronous adalah sistem operasi untuk kejadian yang terjadi pada waktu bersamaan, berkelanjutan dan dapat diprediksi.

Contoh :

  • Pengambilan gambar (photo) melalui webcam notebook

Pada saat terjadi proses input gambar, terjadi proses wait loop sampai gambar tersebut terbentuk dan user tidak dapat melakukan pengambilan gambar selanjutnya sebelum proses pertama selesai. (Synchronous)

 

Asynchronous

proses komunikasi data yang tidak tergantung dengan waktu yang tetap. proses transformasi data kecepatanya. cukup relatif dan tidak tetap. metode komunikasi serial dari satu perangkat ke perangkat lainnya. data dikirimkan perbit persatuan waktu. tiap simbol yang dikirimkan mempunyai start bit dan stop bit, untuk melakukan sinkronisasi dari suatu device pengirim dan penerima. interval yang terjadi antar satu karakter dengan karakter lainnya dapat bervariasi.  asynchronous merupakan operasi yang tidak bergantung waktu.

Contoh :

  • Chatting melalui social network

Pada saat user melakukan intput perhuruf (pengetikan) tidak terjadi waktu tunggu untuk proses pertama selesai, akan tetapi  user dapat langsung menginput huruf selanjutnya yang di inginkan. (asynchronous)

 

 

  1. Pengertian Multicast, Unicast, Broadcast

MULTICAST

Multicast atau multicasting adalah sebuah teknik di mana sebuah data dikirimkan melalui jaringan ke sekumpulan komputer yang tergabung ke dalam sebuah grup tertentu, yang disebut sebagai multicast group. Multicasting merupakan sebuah cara pentransmisian data secara connectionless(komunikasi dapat terjadi tanpa adanya negosiasi pembuatan koneksi), dan klien dapat menerima transmisi multicast dengan mencari di mana lokasinya, seperti halnya ketika kita membuka sebuah stasiun radio untuk mendengarkan siaran radio. Multicast sebenarnya merupakan mekanisme komunikasi one-to-many, atau point-to-multipoint, dan berbeda dengan cara transmisi unicast.

Sebuah multicast group memiliki sebuah alamat multicast, yaitu kelas D dalam alamat IP versi 4 atau memang alamat multicast dalam alamat IP versi 6. Pada kelas D alamat IP versi 4, alamat yang direservasikan untuk sebuah multicast group adalah 224.0.0.0 hingga239.255.255.255.

 

UNICAST

Istilah unicast dibentuk dengan analogi siaran istilah yang berarti transmisi data yang sama untuk semua kemungkinan tujuan. Multi-tujuan lain metode distribusi, multicast, mengirim data hanya untuk tertarik tujuan dengan menggunakan alamat khusus tugas.Pesan unicast digunakan untuk semua proses jaringan yang unik pribadi atau sumber daya yang diminta.Aplikasi jaringan tertentu yang didistribusikan secara massal terlalu mahal untuk dilakukan dengan transmisi unicast karena masing-masing koneksi jaringan mengkonsumsi sumber daya komputasi pada pengiriman host dan memerlukan jaringan terpisah sendiri bandwidth untuk transmisi. Aplikasi termasuk media streaming dari banyak bentuk. Stasiun radio internet menggunakan koneksi unicast mungkin memiliki biaya bandwidth yang tinggi.

Istilah-istilah ini juga digunakan oleh penyedia konten streaming ‘layanan. Unicast server media berbasis terbuka dan memberikan arus unik untuk setiap pengguna. Multicast server berbasis dapat mendukung audiens yang lebih besar dengan melayani konten secara simultan ke beberapa pengguna.

BROADCAST

Broadcast yang juga dikenal sebagai metode transmisi one to all ( satu kesemua). Walaupun broadcast cenderung membuang resource, beberapa protocol seperti ARP, bergantung kepadanya. Dengan demikian, terjadinya beberapa traffic broadcast tidak dapat dihindari. Pada jaringan Ethernet, broadcast dikirim ke alamat tujuan broadcast dikirim ke alamat tujuan khusus, yaitu, FF-FF-FF-FF-FF-FF-FF. Broadcast ini harus diproses oleh a host yang berada dalam broadcast domain yang ditentukan.

Broadcast, pada jaringan komputer, merupakan jenis paket yang berasal dari satu titik, dan memiliki tujuan ke semua titik lain yang ada di jaringan. Biasanya jenis paket broadcast akan dikirimkan untuk menyatakan suatu ‘keberadaan’ sebuah layanan, atau pencarian sebuah titik pada jaringan. Contoh nyata dari paket broadcast ini adalah paket-paket NETBIOS yang dikirimkan oleh Windows setiap periode tertentu, yang berisikan nama komputer dan workgroup di mana komputer tersebut berada. Itulah sebabnya, kita bisa mendapatkan banyak informasi tentang apa saja komputer yang ada di jaringan kita pada Network Neighbourhood atau My Network Places.

 

 

UDP Echo Client (BUAT YANG BAHASA C)

Int main(int argc, char **argv)

{

int sockfd;

struct sockaddr_in  servaddr;

if(argc != 2) {

printf(“usage: udpcli <Ipaddress>”);

exit(0);

}

bzero(&servaddr, sizeof(servaddr));

                servaddr.sin_family = AF_INET;

                servaddr.sin_port = htons(SERV_PORT);

                Inet_pton(AF_INET, argv[1], &servaddr.sin_addr);

                Sockfd = socket(AF_INET, SOCK_DGRAM, 0);

While()

{

Sendto(

Recvfrom(

}

 

UDP Echo Server (BUAT YANG BAHASA C)

int mysock;

struct sockaddr_in myaddr, cliaddr;

char msgbuf[MAXLEN];

socklen_t clilen;

int msglen;

mysock = socket(PF_INET,SOCK_DGRAM,0);

myaddr.sin_family = AF_INET;

myaddr.sin_port = htons( S_PORT );

myaddr.sin_addr = htonl( INADDR_ANY );

bind(mysock, &myaddr, sizeof(myaddr));

while (1) {

len=sizeof(cliaddr);

msglen=recvfrom(mysock,msgbuf,MAXLEN,0,

cliaddr,&clilen);

sendto(mysock,msgbuf,msglen,0,cliaddr,

clilen);

}

 

 

 

UDP Echo Client (BUAT YANG BAHASA JAVA)

11

22

33

 

UDP Echo Server (BUAT YANG BAHASA JAVA)

44

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s